Nina Fitriani Menyoroti Tantangan Pemuda Saat Ini Masih Rendahnya Literasi Politik
BANDUNG, MP – Symposia Indonesian Youth Diplomacy (IYD) Local Chapter West Java merupakan forum diplomasi pemuda yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Nina Fitriani, S.I.P., M.I.P., hadir menjadi narasumber, acara digelar di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung (11/12/2025).
Nina menekankan bahwa pemuda harus mampu menempatkan diri sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa.
Menurut Nina, dengan peran strategis yang dimiliki khususnya sebagai mahasiswa, pemuda merupakan harapan masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemuda dituntut tidak hanya kritis, tetapi juga konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kebijakan publik.
Nina juga menyoroti tantangan pemuda saat ini, salah satunya masih rendahnya literasi politik. Hal tersebut berpotensi membuat pemuda kehilangan arah dalam memahami peran dan partisipasinya dalam kehidupan demokrasi. Padahal, saat ini telah tersedia berbagai saluran dan kanal informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar dan partisipasi publik.
“Pemerintah perlu terus melakukan sosialisasi terhadap kanal-kanal informasi resmi agar dapat diakses dengan mudah oleh mahasiswa dan generasi muda. Dengan informasi yang benar dan terbuka, diharapkan pemuda tidak patah arah dan mampu berkontribusi secara positif,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa pemuda adalah energi dari suatu perubahan. Ketika pemuda bergerak dengan kesadaran, pengetahuan, dan semangat kebersamaan, maka perubahan ke arah yang lebih baik akan lebih cepat terwujud. Nilai gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. ***
