SUMEDANG, MP.com — Empat puluh enam hari menjelang pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019, pengemudi ojek pangkalan di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang menyatakan siap mensukseskan pemilu serentak dengan damai.

Sedikitnya 25 orang ketua ojek pangkalan yang mewakili pengemudi ojek pangkalan di daerah tersebut mendeklarasikan pemilu damai dan menyatakan diri untuk siap melawan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Noor Jamil mengatakan, menjelang pemilu serentak 2019 kami meningkatkan pengawasan dan melakukan pembinaan kepada tokoh masyarakat, pengemudi ojek pangkalan, ojek online, dan kepada tokoh pemuda, Dan hari ini kami melakukan komunikasi dan pembinaan kepada seluruh pengemudi ojek pangkalan yang ada di Jatinangor untuk mensukseskan pemilu serentak 2019.

Ini merupakan salah satu cara kami untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban saat tahapan dan pasca pemilu,” ucap Noor Jamil didampingi Panit Intel Ipda Ucu Abdurahman kepada awak media di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Sabtu 2 Maret 2019.

Selain itu, lanjut Noor Jamil, kami berharap kepada seluruh ketua ojek pangkalan dapat menyampaikan kepada masing masing anggotanya untuk membantu Kepolisian meninformasikan situasi keamanan di lingkungan masing masing, Selain itu, tambah Kapolsek, berkaitan dengan pemilu 2019, kami berharap mereka dapat ikut serta dalam mensukseskan tahapan dan pasca pemilu,” tegasnya.

Ditambahkan Kapolsek, kami mengimbau kepada seluruh pengemudi ojek, baik ojek pangkalan maupun ojek online dan semua elemen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, “Tidak golput dan tidak terpengaruh dengan issu dan jangn mudah percaya kepada berita bohong (Hoax) yang saat ini sedang ramai di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Sementara, Endang Suhendar, Ketua Ojek pangkalan Jatinangor menagatakan, kami seluruh oengemudi ojek pangkalan di Jatinangor siap membantu Kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban di masyarakat dan juga kami siap untuk mensukseskan pemilu serentak 2019 dan menangkal berita bohong serta ujaran kebencian,” pungkasnya. (***)